oleh

27 WBP Lapas IIB Lhoksukon Aceh Utara Jalani Program Asimilasi, Ini Kata Kalapas

-BERITA-20 views

Fokustime, Lhoksukon – Sebanyak 27 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lhoksukon Kabupaten Aceh Utara mendapat program asimilasi Covid – 19, bertempat di ruang serba guna Lapas setempat, Kamis, 15 Juli 2021, sekira pukul : 10.00 wib.

Lapas Kelas IIB Lhoksukon kabupaten Aceh Utara melaksanakan program asimilasi di rumah Tahap Pertama kepada 27 WBP ini sesuai Permenkumham No. 24 Tahun 2021, Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia No 32 Tahun 2021.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) kelas IIB Lhoksukon, Yusnaidi, mengatakan, Bahwa, Pemberian program asimilasi Covid – 19 di rumah ini merupakan yang pertama kali sejak diterbitkan Permenkumham No 24 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia No 32 Tahun 2021.

“Mereka telah mendapat persetujuan melalui sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) Lapas yang telah digelar sebelumnya dan sudah memenuhi syarat mendapatkan asimilasi dengan telah menjalani 2/3 masa pidana, berkelakuan baik, tidak termasuk dalam pengecualian PP 99 Tahun 2012 dan tidak tercatat dalam register F, ungkap Kalapas.

Lanjut Kalapas, Program asimilasi Covid – 19 di rumah tersebut bukan berarti mereka telah dinyatakan bebas secara murni, mereka tetap berada dalam pemantauan Pembimbing Kemasyarakatan dan wajib melakukan pelaporan secara rutin, hal ini dilakukan sebagai upaya pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19 di dalam Lapas, ujar Yusnaidi.

“Program asimilasi tersebut seharusnya dilaksanakan di lingkungan Lapas, namun dikarenakan adanya pandemi COVID-19, maka pemerintah melalui Kementerian Hukum dan HAM memberikan kebijakan agar program asimilasi dapat dilaksanakan di rumah, maka tentunya ada peraturan-peraturan yang tetap harus mereka ikuti, salah satunya adalah wajib lapor secara rutin kepada Pembimbing Kemasyarakatan,” kata Yusnaidi.

Dirinya juga menambahkan, Bila mereka kembali melakukan tindak Pidana ataupun hal lainnya yang melanggar, maka pihaknya tak segan-segan untuk kembali memasukkan WBP tersebut kembali ke Lapas, sekaligus menambah hukuman pidana kasus terbaru mereka, Imbuhnya.

“Hak asimilasi mereka akan saya cabut dan saya tarik kembali ke Lapas kelas IIB Lhoksukon apabila mereka kembali melakukan tindak pidana dan tidak hanya itu, mereka akan ditempatkan di sel Isolasi sampai habis masa pidananya,” tegas Kalapas kelas IIB Lhoksukon, Yusnaidi, SH. M.Si.

Editor : Jefry Boy Isny

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed