oleh

Satgas Darurat PPKM bidik pelanggar di Pasar induk Cibitung

-BERITA-6 views

FOKUSTIME BEKASI – Pemerintah akhirnya menarik rem darurat merespons lonjakan Covid-19 dengan adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang diputuskan sebagai kebijakan penanggulangan pandemi Covid 19

Sejumlah Petugas PPKM darurat Koramil 05 Cibitung Babinsa Serma haeruzar bersama Pasukan BKO Armed 7/Gs sambangi
Pasar induk Cibitung Kelurahan Wanasari Kecamatan Cibitung Minggu (18/07/2021)

Terkait dengan pemberlakuan PPKM Darurat ini Satgas Babinsa Serma haeruzar
meminta masyarakat untuk melakukan aktivitasnya secara bijak. “Khususnya saat berencana melakukan kegiatan di luar rumah. Lebih baik di rumah jika tidak adanya kepentingan mendesak untuk melakukan aktivitas di luar rumah,” jelas Serma haeruzar

Para Pedagang dan pengujung pasar diminta juga untuk memperhitungkan risiko penularan baik dari titik berangkat sampai ke tempat tujuan dan juga dari tempat tujuan kembali ke rumah maupun kerentanan anggota keluar yang ada di rumah. Jika aktivitas yang dilakukan semakin lama, ramai, dan dilakukan di tempat tertutup maka risiko penularan akan semakin besar.” papar
Babinsa

Dengan adanya pengetatan kegiatan tersebut diharapkan tidak membuat masyarakat panik. Upaya ini adalah bentuk pengorbanan kita untuk kondisi pengendalian COVID-19 yang tidak berlarut-larut dalam krisis.

Pada prinsipnya kegiatan masyarakat Seperti di Pasar Induk Cibitung tidak akan mati sepenuhnya hanya saja lebih terkendali dengan lebih matang melalui pasokan dukungan bantuan sosial yang akan terus berlanjut distribusinya. “Imbuhnya

“Penting untuk diingat bahwa kesuksesan program ini sangat ditentukan oleh sinergi dan kolaborasi antara pemerintah dan elemen masyarakat. Dalam pelaksanaan PPKM Darurat ini pelaksanaan rapat antar Forkopimda pun akan dikuatkan dengan pelaksanaan berlapis agar pelaksanaanya bisa transparan sampai ke tingkat wilayah,”tutup Serma haeruzar( irpan/wiro)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed