oleh

QR Code Pedulilindungi “Senjata Lapas Kutacane Cegah Covid – 19”

-BERITA-35 views

Kutacane, Fokustime – Lapas Kelas IIB Kutacane kini mulai menerapkan penggunaan aplikasi
PeduliLindungi, Kamis, 14 Oktober 2021.

Banner QR Code diletakkan di akses gerbang utama Lapas atau di area pelayanan publik.

Seluruh pegawai dan yang berkepentingan masuk ke area Lapas Kelas IIB Kutacane diwajibkan memindai QR Code yang terletak di sisi kiri pintu masuk Lapas Kelas IIB Kutacane.

Hal tersebut merupakan tindak lanjut dari kebijakan Pemerintah mengenai perpanjangan PPKM Jawa Bali dan luar Jawa Bali, berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri dan Surat Edaran Kemenpan RB tentang
penggunaan aplikasi Peduli Lindungi serta Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kemenkumham Nomor Sek-23.OT.02.02 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Kesepuluh Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan
Masyarakat (PPKM) di Lingkungan Kementerian Hukum dan HAM.

Sebelumnya Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham Aceh, Meurah Budiman juga telah memerintahkan Satuan Tugas Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di masing-
masing Satuan Kerja untuk terus meningkatkan disiplin terhadap protokol kesehatan guna pencegahan dan pengendalian virus Covid-19 di lingkungan kerja Kementerian Hukum dan HAM Aceh.

“Mulai hari ini Kamis, 14 Oktober 2021 Kalapas kelas II B Kutacane, Fahyudi, telah menerapkan
penggunaan aplikasi PeduliLindungi,”

Seluruh pegawai Lapas Kelas IIB Kutacane diwajibkan untuk
mengunduh aplikasi pedulilindungi tersebut.

Aplikasi QR Code PeduliLindungi sangat bermanfaat untuk menekan risiko penyebaran virus Covid -19.

Melalui fitur scan QR di setiap pintu masuk lokasi, maka pihak pengelola lokasi dapat mengatur
kepadatan pengunjung.

Aplikasi PeduliLindungi juga terintegrasi dengan data hasil tes pemeriksaan Covid – 19 dan data vaksinasi nasional.

Penggunaan aplikasi ini kembali menjadi bukti bahwa teknologi
dapat sangat bermanfaat untuk membantu kehidupan masyarakat jika digunakan secara positif
Dengan penerapan aplikasi ini di Lapas Kelas IIB Kutacane, Kalapas berharap dapat membantu
melakukan pelacakan digital guna menghentikan penyebaran Covid-19.

Selain itu, Kepala Lapas juga
menghimbau agar tetap menjalankan protokol kesehatan dengan menerapkan 5M yaitu, mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas.(Aceh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed