oleh

Pembukaan STQ Nasional XXVI di Maluku Utara,Gubernur Ali Mazi Hadiri dan di Sambut Dengan Tarian Soya – Soya

Sumber Foto: Frans Patadungan @kominfosultra

Maluku Utara,Fokustime.com – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi menghadiri pembukaan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Nasional XXVI Tahun 2021 yang digelar di Sofifi, Maluku Utara pada 16 Oktober 2021. Perhelatan STQ Nasional ini rencananya berlangsung hingga 25 Oktober 2021.

Sumber Foto: Frans Patadungan @kominfosultra

Gubernur tiba di Bandara Sultan Babullah, Ternate, Jumat (15 Oktober 2021) dengan didampingi sejumlah pejabat di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra, termasuk di antaranya Kepala BPKAD Basiran.

Sumber Foto: Frans Patadungan @kominfosultra

Saat mendarat di bandara Ternate, Gubernur dijemput langsung oleh Sekretaris Panitia Pelaksana STQ Sri Hartati, yang juga Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Maluku Utara.

Sumber Foto: Frans Patadungan @kominfosultra

Turut serta dalam penjemputan itu Kepala Dinas Pariwisata Maluku Utara Tahmid Wahab selaku Ketua Bidang City Tour STQ, sekaligus Ketua Liaison Officer (LO) untuk rombongan kafilah dari Sultra.

Gubernur disambut dengan Tarian Soya-Soya, sebuah tarian penjemputan khas Maluku Utara yang sarat dengan makna kepahlawanan. Kemudian dilanjutkan dengan melakukan ritual Joko Kaha, yang juga tradisi penyambutan tamu kehormatan, misalnya pejabat-pejabat negara.

Di depan pintu keluar kedatangan bandara, rombongan Gubernur disuguhi Tarian Bido Sehena atau Pinang Sirih, yang merupoakan tarian penyambutan tamu kehormatan.

Kontingen atau kafilah Sultra sendiri telah berangsur tiba di Sofifi, sejak tanggal 13 Oktober 2021 lalu. Kepala Bagian Keagamaan dan Tata Usaha Biro Kesra Setda Sultra Musdar mengungkapkan, total anggota kafilah Sultra sesuai dengan total anggota kafilah Sultra sesuai dengan Surat Mandat Nomor 451.14/4485 tanggal 11 Oktober 2021 yang ditandatangani Sekretaris Daerah Sultra Nur Endang Abbas atas nama Gubernur, sebanyak 153 orang.

Kafilah terdiri dari unsur pembina, pengarah, pengurus/pelaksana, pelatih, peserta, unsur pemerintah provinsi, unsur kementerian agama, dan unsur pemerintah kabupaten/kota se-Sultra.

Adapun cabang lomba yang diikuti Sultra, yakni tilawah Al Quran, Hifzil Al Quran, Tafsir Al Quran, dan Musabaqah Hadits. Semua cabang ini terdiri dari berbagai jenis kategori perlombaan, baik kelompok putra/putri maupun anak-anak/dewasa.

Kiprah Sultra di ajang STQ Nasional cukup moncer. Pada STQ Nasional 2019 di Pontianak, Kalimantan Barat, Sultra berhasil meraih posisi keempat, dengan perolehan dua medali emas, satu perunggu, dan empat juara harapan.

Pada STQ Pontianak, DKI Jakarta keluar sebagai juara umum, disusul Banten dan Sumatera Utara masing-masing sebagai juara kedua dan ketiga. Juara kelima ditempati tuan rumah Kalimantan Barat.

STQ dan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) merupakan satu kesatuan kegiatan musabaqah, meskipun berbeda dari segi waktu maupun tujuan pelaksanaan. STQ digelar dua tahun sekali pada tahun-tahun ganjil, sedangkan MTQ digelar dua tahun sekali pada tahun-tahun genap. STQ dilaksanakan untuk memilih juara-juara yang akan bertanding pada ajang MTQ, yang nantinya akan mewakili Indonesia pada MTQ Internasional.(Dany)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed