oleh

Wakil Gubernur Sultra Menghadiri Pengukuhan dan Pelantikan Kerukunan Keluarga Maros Sultra (KKMS)

Kendari,Fokustime.com – Pengukuhan dan Pelantikan KKMSultra 2021-2024 bertajuk “Aru Tubarani na Marusu” yang berarti “Sumpah Pejuang dari Maros”,Minggu 17/10/2021.

Secara khusus panitia Pengukuhan dan Pelantikan KKM Sultra menghadirkan Wakil Gubernur Sultra dan Bupati Maros, H. Andi Chaidir Syam, S.Ip., MH. serta Ketua DPW. KKSS Sultra.

Hadir pula, Forkompimda Prov. Sultra, Ketua DPRD Kota Kendari, Tokoh Adat, Tokoh Agama, dan para warga Sulawesi Tenggara asal Maros.

Sesuai penyampaian dari Ketua Umum KKMS bahwa warga Maros yang tersebar di 17 Kab/Kota berjumlah kurang lebih 150.000 jiwa dan seluruhnya telah menjadi penduduk Sultra yang terdaftar secara resmi di Statistik Sultra.

Lebih lanjut Ketum KKMS Sultra mengatakan “Wagub Sultra pertama menjadi ASN di daerah Maros dan dianggap sesepuh Maros oleh Tokoh Adat Maros dan masyarakat Maros yang berada di Sultra, dan beliau dikenal selalu support kegiatan-kegiatan masyarakat Maros di Sultra”.

Bupati Maros H. Andi Chaidir Syam dalam sambutannya mengatakan “Selamat kepada Pengurus KKMS yang telah dilantik yang seharusnya sejak bulan juli terlaksana, karena covid-19 tertunda dan hari ini terwujud, maka itu saya wajib hadir pada acara pengukuhan dan pelantikan” dan juga warga maros yang berada di Sultra mereka telah berkontribusi kepada peningkatan ekonomi Sultra, karena mayoritas warga maros beraktifitas dipasar-pasar sebagai pedagang dan selebihnya tersebar di pemerintahan maupun dijajaran pengusaha.

Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Dr. H. Lukman Abunawas, SH., M.Si., MH dalam sambutannya mengatakan “Prinsipnya sebagai perantau harus bersatu dan dimanapun kita berada harus selalu saling hargamenghargai, saling menghormati sesama warga negara dimanapun berada.

Lebih lanjut Wagub Sultra mengatakan “8 tahun saya berdimisili di Maros dan tahu persis kondisi maros serta adat istiadat maros yang sangat menghargai sesama manusia serta menjunjung tinggi adat istiadat”. Wagub Sultra juga bercerita pengalaman-pengalaman saat tinggal di Maros dan selama dimaros Wagub merasa nyaman, karena warga maros menganggapnya sebagai keluarga dekat. Untuk itu wagub Sultra selalu mesupport kegiatan-kegiatan paguyuban masyarakat maros di Sulawesi Tenggara. Dan hingga saat ini Warga Maros telah menganggap Wagub Sultra sebagai Sesepuh Maayarakat Maros.

Diakhir sambutan Wagub Sultra berkelakar dengan menggunakan bahasa bugis yang artinya “Di Sultra warga Maros yang tersebar di Sultra telah kawin mawin dengan warga Sultra dan telah menjadi rumpun keluarga Bugis Tolaki”

Diakhir acara Ketua MKKS dan dari Bupati Maros menyerahkan Plakat dan Cendramata kepada Wakil Gubernur Sultra.(Dany)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed