oleh

BIN Vaksinasi Pelajar di Morowali

Morowali,Fokustime.com – Badan Intelejen Negara (BIN) gencar melakukan melakukan vaksinasi para pelajar di Sulawesi Tengah. Para pelajar di sejumlah daerah di Sulawesi Tengah sudah dilakukan vaksinasi dan tidak terkecuali para pelajar yang ada di Kabupaten Morowali. Salah satu contohnya, yakni, vaksinasi ratusan pelajar di SMA Negeri 1 Bungku di Kelurahan Mendui Kecamatan Bungku Tengah, pada Selasa (19/10/2021).

Vaksinasi para pelajar SMA Negeri 1 Bungku tersebut dihadiri langsung, Bupati Morowali Drs. Taslim, Dandim 1311/Morowali Letkol Inf. Raden Yoga Raharjo, SE., MM., M.Ipol, Kapolres Morowali AKBP Ardi Rahananto, SE., S.I.K., M.Si, Kajari Morowali Tenriawaru, SH., MH, Kadis Pendidikan Amir Aminuddin, Kadis Kesehatan Ashar Ma’aruf, Kepsek SMA N 1 Bungku Siti Rabiah Laonu, S.Pd., M.Pd, siswa-siswi SMA N 1 Bungku.

Dalam laporan panitia, Kepsek SMA N 1 Bungku Siti Rabiah Laonu, S.Pd., M.Pd mengatakan, pelaksanaan vaksinasi missal bagi para pelajar nusantara yang dilaksanakan oleh BIN dengan tema “vaksinasi untuk pelajar indonesia sehat, indonesia hebat”, bertujuan untuk mempercepat capaian vaksinasi, khususnya kalangan para pelajar yang ada di Morowali.

“Untuk sasaran vaksinasi pelajar di SMA Negeri 1 Bungku berjumlah 794 orang dan yang tervaksin sebanyak 256 orang serta 1 orang lainnya masih tertunda. Dari jumlah tersebut, 524 orang pelajar masih belum tervaksin. Meski demikian, program vaksin masala masih terus dilakukan hingga beberapa hari kedepan dan kekurangan dari target sasaran akan diambil dari pelajar di sekolah lain yang akan dimobilisasi ke SMA Negeri 1 Bungku,” ungkap Siti Rabiah Laonu.

Sementara itu, Bupati Morowali yang juga merupakan alumni SMAN 1 Bungku dalam sambutannya, menyatakan, bahwa saat ini negara kita dalam ancaman Covid-19 yang memiliki dampak ekonomi, kesehatan dan sosial.

“Untuk itu, salah satu upaya pencegahan dan menyelamatkan bangsa di lakukan oleh semua pihak. Baik pemerintah, pihak swasta bahkan peran masyarakat sangat penting. Salah satunya dalam program vaksinasi yang diselenggarakan saat ini,” ungkap Bupati Morowali.

Bupati Morowali mengingatkan, agar semua pihak tidak perlu mendengar informasi hoax yang beredar diluar. Sebab upaya yang dilakukan sekarang ini untuk penyelamatan bangsa sudah menjadi tugas kita semua. Mari saling mengajak mulai dari lingkungan kita masing-masing dalam partisipasi vaksinasi.

“Setelah selesai vaksin pun, harus tetap patuh 5M dan minimal patuh 1 M yaitu memakai masker. Pada vaksin dosis kedua ini, saya mengajak kita semua untuk bisa membawa atau mengajak anggota keluarga agar ikut program vaksinasi,” kata Bupati Morowali.

Berdasarkan pantauan wartawan, program vaksinasi sudah berjalan dua hari. Dari target peserta 794 orang, hingga hari kedua yang tervaksin sebanyak 411 orang dan tertunda sebanyak 7 orang serta yang belum divaksin berjumlah 383 orang.

Dikutip dari sejumlah media, Kepala BIN Daerah (Kabinda) Sulawesi Tengah (Sulteng), Brigjen Andi Chandra As’adudin dalam keterangannya menyebutkan, BIN Daerah Sulteng bersama TNI dan Polri akan terus mengawal pelaksanaan vaksinasi di Sulteng sebagai ikhtiar membentuk kekebalan komunal agar aktivitas masyarakat dan roda perekonomian dapat kembali normal.

“Olehnya dibutuhkan kesadaran kolektif seluruh elemen masyarakat untuk melaksanakan vaksinasi demi kesehatan diri sendiri dan lingkungannya,” demikian Kepala BIN Daerah Sulteng Andi Chandra As’adudin.

Laporan : Wardi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed