oleh

BPIP Pusat Tandatangani 26 Prasasti Peresmian Perpustakaan dan Klinik Pancasila UPT Pemasyarakatan Se – Aceh

-BERITA-20 views

Laporan : Jefry Boy Isny

Meulaboh, Fokustime – Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Aceh bersama Badan Pembinaan Idiologi Pancasila (BPIP) Pusat resmikan Perpustakaan dan klinik Pancasila Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se- Aceh yang digelar di halaman Lapas II B Meulaboh, Minggu 14 November 2021.

Peresmian itu turut hadir oleh kepala Badan Pembinaan Idiologi Pancasila (BPIP) Pusat, Prof. Drs. KH. Yudian Wahyudi, MA., Ph.D, Bupati Aceh Barat Ramli, Kakanwil Kemenkumham Aceh, Meurah Budiman, Said Syahrul Kalapas II B Meulaboh dan Pejabat lainnya.

Bahkan, peresmian itu diikuti seluruh kepala lapas di Aceh yang dilaksanakan secara virtual bagi lembaga permasyarakatan.

Kepada media, Kepala BPIP, Prof. Drs. KH. Yudian Wahyudi, MA., Ph.D, mengatakan peresmian itu dilakukan untuk menambah pengetahuan bagi warga binaan Permasyarakatan (WBP) di lapas IIB Meulaboh.

“Tentu ini untuk menambah pengetahuan dan kaitannya dengan pancasila untuk membangun kesadaran Nasional bahwa WBP yang ada di Rutan II B Meulaboh harus Pancasilais, kerena itu merupakan lembaga negara,”kata Prof. Drs. KH. Yudian Wahyudi.

Menurutnya, dengan kesadaran itu mereka belajar dan dengan nilai-nilai Pancasila mereka menjadi warga negara yang mempunyai hak seluas-luasnya.

“Kita mengajak masyarakat agar mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan kita, bahkan semua lini kehidupan berbangsa dan bernegara,” ajaknya.

Soal kongres Santri, Prof. Drs. KH. Yudian Wayudi sangat mengapresiasi dan memberi jempol untuk Aceh, karena dimulai dengan daerah bumi rencong atau serambi Mekkah

Dia mencontohkan, saat perjuangan kemerdekaan ketika Indonesia mengalami kesulitan, rakyat Aceh mengumpulkan uang dan emas untuk membeli pesawat 01 Seulawah sebagai alat diplomasi internasional. “Dari sinilah kehebatan Aceh dalam mempelopori nilai nilai Pancasila itu, dan ini dimulai dari Aceh, kita akan jalan seluruh Indonesia,”ucapnya.

Secara terpisah, Kepala Lapas (Kalapas) IIB Meulaboh Said Syahrul mengucapkan terimakasih kepada Kepala BPIP Pusat atas kunjungannya ke lapas Meulaboh.

“Kami mengucapkan terimakasih atas kedatangan BPIP dengan melakukan kunjungan ke Aceh Barat sekaligus peresmian Perpustakaan dan klinik Pancasila,” ucap Said Syahrul.

Dia menyebutkan, peresmian Perpustakaan dan klinik Pancasila tidak hanya dilakukan di Lapas Meulaboh saja, namun juga lapas yang ada di Aceh dan diresmikan di Meulaboh oleh Kepala BPIP.

“Kami dan warga binaan merasa bangga, dengan kehadiran perpustakaan ini mereka sudah bisa meningkatkan pengetahuannya sehingga bisa membaca dan menerapkan nilai-nilai Pancasila,”ucapnya.

Untuk diketahui, Kepala BPIP Pusat telah melakukan penandatanganan terhadap 26 batu prasasti yang diresmikan oleh BPIP seluruh lembaga permasyarakatan di Aceh, yang diresmikan di Kabupaten Aceh Barat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed