oleh

Serikat Buruh di Morowali Tidak Dilibatkan Dalam Penentuan Upah Buruh

Morowali,Fokustime.com – Forum Buruh Bersatu menyayangkan Pemerintah Daerah melalui Dinas Ketenagakerjaan Morowali dalam penetapan upah buruh, justru tidak melibatkan Serikat Buruh yang jelas memiliki hubungan industrial dalam penetapan upah.

Hal ini disampaikan Ketua Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Morowali, Sahlun Sahidi disela-sela aksi unjukrasa yang digelar didepan Kantor Bupati Morowali, Selasa (4/1/2022).

Seharusnya, pemerintah daerah morowali melibatkan Serikat buruh dalam menentukan nasib buru itu sendiri. Bukan secara diam-diam menetapkan upah buruh tanpa sepengetahuan buruh atau perwakilan buruh melalui Serikat buruh.

Padahal, buruh disektor industri terbilang sudah cukup sabar dengan tidak adanya kenaikan upah selama tahun 2021. Untuk penetapan upah buruh tahun 2022 yang juga tidak mengalami kenaikan dan bahkan ditetapkan tanpa melibatkan buruh tidak bisa diterima akal sehat.

Untuk itu, lahirlah gerakan konsolidasi dan aksi unjukrasa dari Forum Buruh Bersatu sebagai bentuk protes terhadap kebijakan pemerintah morowali melalui Dinas Ketenagakerjaan Morowali.

Sahlun menambahkan, Forum Buruh Bersatu, tidak menerima dalih pemerintah daerah Morowali, bahwa penetapan upah merupakan ketetapan pemerintah pusat melalui Kementerian Tenaga Kerja Republil Indonesia.

“Karena di DKI Jakarta, kenaikan upah bisa terjadi. Sehingga, ini hanya perlu kemauan pemerintah Morowali untuk mensejahterakan buruh atau tidak,” pungkasnya.(Wardi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed