oleh

LSM LPMT Sultra Laporkan Pihak PT.Bosowa Mining dan PT. KKU Ke Polda Sultra Atas Dugaan Pencemaran Lingkungan

Foto Sungai Di Desa Tambakua,Kec.Landawe, Kab.Konawe Utara

Sultra,Fokustime.com – LSM, Lingkar Pemuda Masyarakat Tolaki Sulawesi Tenggara (LPMT SULTRA) (berdasarkan hasil investigasi dilapangan pihaknya menduga adanya Pencemaran lingkungan) yang dilakukan PT. BOSOWA MINING dan PT.KKU berdasarkan hal tersebut LSM LPMT Sultra akan Laporkan hal tersebut ke Polda Sultra atas dugaan pencemaran lingkungan.

Atas dugaan tersebut pihaknya tengah melengkapi Dokumen sebagai bahan pelaporan di Polda Sultra agar segera di proses secara Hukum, Selasa (11/1/2022)

Hal itu di sampaikan oleh Sekertaris Jendral LSM LPMT SULTRA, (Jubarudin) saat di wawancarai awak media, pihaknya akan mengadukan PT. BOSOWA MINING dan PT.KKU atas dugaan pencemaran lingkungan di Desa Tambakua Kec.Landawe Kab.Konawe Utara, (konut) dimana akibat dari aktivitas pertambangan yang dilakukan PT. BOSOWA MINING dan PT KKU.

Dimana akibat dari pencemaran itu, yang dilakukan oleh PT. BOSOWA MINING dan PT.KKU akibat dari sedimentasi yang dihasilkan oleh aktivitas pertambangan pada saat musim penghujan, yang mengalir kesungai Landawe dan Landolia sangat merugikan masyarakat Kec. Landawe terkhusus Desa Tambakua yang di mana akibat dari sedimentasi tersebut tidak sedikit membuat para petani mengalami gagal panen karena banjir hingga masuk hingga kekebum Masyarakat sekitar, tegasnya

Tambahnya Juba sapaan akrabnya (red) Selain itu Saya juga berharap pemerintah dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Konawe Utara (Konut) agar peka terhadap Tugas dan Fungsinya melihat maraknya Kejahatan Lingkungan yang ada di Konawe Utara, terkhusus persoalan yang ditimbulkan oleh PT. BOSOWA MINING dan PT.KKU pihak DLH Konut harus lebih ketat lagi dalam pelaksanaan Pembinaan, Pengawasan serta Pengendalian pengelolaan Lingkungan Hidup.

PT. BOSOWA MINING dan PT. PPK diduga keras telah melanggar Undang-undang No. 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Pada Pasal 104 UU PPLH:
Setiap orang yang melakukan dumping limbah dan/atau bahan ke media lingkungan hidup tanpa izin sebagai maksud dalam pasal 60, di pidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan denda paling banyak Rp 3000.000.000,00 (Tiga Miliar Rupiah),tutupnya

Laporan : Al Pagala

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed