oleh

Perak Sultra Menantang Kejati Sultra Menetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Kadis Sultra !

Kendari,Fokustime.com – Jumat,14/01/2022
Perserikatan Aktivis Sulawesi Tenggara (PERAK-SULTRA) kembali menyoroti Dinas Sosial Prov. Sulawesi Tenggara (Sultra), yang diduga melakukan penyimpangan dalam pengadaan paket sembako bantuan Covid-19 di Sultra. Hal tersebut diketahui dari Hasil Audit DTT BPK atas Penggunaan Dana Covid-19 Provinsi Sultra.

Hebriyanto Moita Ketua Umum PERAK SULTRA, yang di ungkapkan melalui media, bahwa pihaknya menemukan adanya permainan serta kecurangan yang diduga kuat dilakukan oleh Kepala Dinas Sosial Sultra, dalam pengadaan paket sembako bantuan Covid-19 di Prov. Sultra, Hal itu berdasarkan kontrak nomor 602/784 tanggal 8 Mei 2020 senilai Rp. 18,53 miliar yang dilaksanakan dari tanggal 8 Mei hingga 13 Juni 2020 dengan jenis kontrak adalah kontrak harga satuan dengan rincian.

“Menurut kajian ilmiah kami, didalam pengadaan paket sembako bantuan Covid-19 yang dilakukan oleh Dinas Sosial Prov. Sultra, ada kecurangan (Mark Up) dalam pelaksanaannya hingga milyaran rupiah” Ucap Hebriyanto Moita

“Berdasarkan data yang kami miliki serta penelusuran yang kami lakukan dilapangan, didalam pengadaan paket sembako tersebut kami mendapatkan adanya selisih harga yang sangat signifikan atau harga tinggi dari penyedia OPD lainnya” Pungkasnya.

Pengadaan paket sembako yang melekat di Dinsos itu, ditujukan untuk 49.550 keluarga (KK) yang terkena dampak Covid-19, serta Pengadaan tersebut dilakukan oleh CV. SJ.

Lebih lanjut Hebriyanto Moita sapaan akrabnya (Yusuf), menilai bahwa modus yang dilakukan yaitu melakukan pemahalan atau mark up harga di setiap satuan barang sembako, pihaknya juga menduga adanya permainan antara Kadis Dinsos Sultra dan CV. SJ selaku penyedia sembako.

“Sangat jelas modus yang dilakukan, melakukan pemahalan atau Mark Up harga di setiap satuan barang sembako, selain itu kami juga menduga adanya permainan yang terstruktur, sistematis dan masif antara Kadis Dinsos dan penyedia barang, untuk meraup keuntungan” Jelasnya

Ini merupakan tugas dari pada Aparat Penegak Hukum (APH) Sulawesi Tenggara (Sultra) dalam hal ini Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra, dalam melakukan penindakan serta pencegahan tindak pidana korupsi di bumi anoa Sulawesi Tenggara (Sultra)

“Untuk itu, kami telah melakukan aksi unjuk rasa hingga Jilid II ke Kejati Sultra serta melakukan pelaporan secara resmi jadi kami berharap Kejati Sultra harus secepatnya melakukan investigasi serta mengambil langkah tegas dalam kasus tersebut karena dugaan kasus tersebut telah lama berlarut-larut” Tegas Hebriyanto Moita

“Kami meminta Kejati Sultra agar secepatnya memanggil dan memeriksa Kadis Dinsos Sultra serta pihak pihak terkait dalam hal ini CV. SJ sebagai penyedia barang” tutup aktivis Sultra.

Laporan : Al Pagala

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed