oleh

IPELMASLA Banda Aceh Meminta Pemkab Aceh Barat Prihatin Terhadap Keruhnya DAS Krueng (sungai) Woyla.

Ketua Umum IPELMASLA Banda Aceh Farhani

Aceh barat,Fokustime.com – ikatan pelajar mahasiswa Woyla (IPELMASLA) Banda Aceh memperhatikan daerah aliran sungai (DAS) Krueng Woyla yang semakin hari semakin keruh akibat maraknya aktivitas penambangan emas di hulu sungai di kecamatan Woyla timur dan sungai mas. Sabtu, (21/11/2020).

Ketua umum IPELMASLA Banda Aceh , Farhani meminta kepada pemerintah Aceh Barat untuk memperhatikan DAS Krueng Woyla karena menurutnya Krueng Woyla adalah tempatnya para nelayan Woyla untuk mencari nafkah untuk keluarganya , selain itu DAS Krueng Woyla juga terkenal dengan hasil alam seperti ikan , udang dan lain sebagainya. “Yang ditakutkan nantinya akan punahnya ikan kerling yang terkenal di masyarakat Woyla dimana selama ini menjadi sumber mata pencaharian nelayan dan juga beberapa hasil alam lainnya. Saya meminta kepada pemerintah agar turut memprihatinkan DAS Krueng Woyla hari ini yang semakin keruh.

Menurut Farhani DAS Krueng Woyla keruh disebabkan oleh banyaknya aktivitas para pelaku penambangan emas liar di beberapa kawasan di kecamatan Woyla timur dan sungai mas. “Saya menduga keruhnya DAS Krueng woyla ada indikasi disebabkan oleh para pelaku penambangan emas secara liar dan besar-besaran di beberapa daerah/desa di kecamatan Woyla timur dan sungai mas.” Lanjut ketua umum IPELMASLA Banda Aceh.(Tzm)

News Feed