oleh

Masyarakat Desa Pematang Rambe Mengapresiasi Kenerja Bupati Batu Bara Ir Zahir MAP

Fokustime.com _ Sumut
Batu Bara , Terjawab sudah keinginan masyarakat Desa Pematang Rambe Kecamatan Nibung Hangus Kabupaten Batu Bara sekian lama yang dirasakan dikarenakan kondisi infrastruktur ibarat kumbangan kebau , sehingga masyarakat pengguna jalan sangat kesulitan untuk melakukan aktifitasnya sehari hari, Selasa Pematang Rambe 23/2/2021 .

Wilayah ujung Kabupaten Batu Bara yang berbatas dengan Kabupaten Asahan , selama ini sudah berkali permohonan pembangunan infrastruktur jalan dimasa Pemkab Asahan hingga pemekaran Batu Bara baru sedikitnya yang tersentuh pembangunannya . Dijaman kepemimpinan yang baru 3 tahun menjabat Bupati Batu Bara , Ir H Zahir MAP terus gigih melakukan peningkatan pembangunan infrastruktur di setiap pelosok Desa terlebih lebih diperbatasan .

Medan yang sangat sulit untuk dilalui kendaraan pengangkut matrial dimulai dari simpang Posko menujuh Desa Meranti Kabupaten Asahan sepanjang 1.400 meter , pelaksana proyek PT.Nur Rizki .Saat itu pimpinan perusahaan Edi Rustam yang hampir putus asa melihat medan yang cukup rusak parah apalagi saat pekerjaan dimulai musin penghujan terlalu tinggi, sementara waktu pengerjaan proyek telah ditetapkan oleh PUPR Batu Bara ada batasan pelaksana kegiatan apa lagi kebutuhan masyarakat sangat mendesak guna menunjang perekonomian Raakyat lebih baik .

Ditempat yang berbeda Tokoh masyarakat Desa Pematang Rambe ” Rd (samaran) sangat bersyukur dengan ungkapan terima kasih yang tak terhingga kepada Bupati Batu Bara Ir H Zahir MAP yang begitu peduli tentang jalan didesa kami ,dengan dibangun jalan Hotmix masyarakat tidak lagi merasa tertindas oleh pelaku usaha pembeli hasil petani masyarakat dengan alasan kondisi jalan” tegasnya.

Sementara dijelaskan Edi Rustam selaku pelaksna proyek mengapresiasi masyarakat Desa Pematang Rambe yang cukup peduli , terkait itu mereka mau berkeja swadaya tanpa diminta secara spontan mereka terus membantu pekerja dilapangan saat mobil muatan matrial terperosok , mereka berupaya bergerak cepat agar tidak terhalang pekerjaan.” Imbuh Edi Rustam.(Gatot)

News Feed